Sabtu, 26 Desember 2015

Perkawinan

BY Unknown IN No comments

Perkawinan Membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Perkawinan

Perkawinan

Keluarga yang tentram, penuh cinta, dan kasih sayang.
Maka, kita harus mencermati lebih jauh, apakah yang dimaksud dengan keluarga yang tentram, penuh cinta, dan kasih sayang.
Sakinah alias Tentram.Yaitu, tidak terjadi percekcokan, pertengkaran, atau apalagi perkelahian.
Ada kedamaian tersirat di dalamnya. Boleh jadi masalah datang silih berganti, tetapi bisa diatasi dengan hati dan kepala dingin.
Ketentraman hanya akan muncul jika suami, istri, dan anak dapat melakukan hal hal berikut.
Melakukan komunikasi.
Menjaga kejujuran.
Membangun toleransi.
Berusaha saling memberi.
Komunikasi yang lancar adalah salah satu sendi terjadinya keharmonisan dalam berkeluarga.
Kejujuran mutlak diperlukan dalam membina ketentraman berumahtangga.
Suami dan istri sebenarnya adalah dua individu yang berbeda, yang berusaha untuk bersatu dalam rumah tangga.
Disinilah peranan toleransi.
Ketentraman akan semakin sempurna kita dapatkan,
jika kita bisa saling memberi, bukan saling menuntut.
'Memberi' tidak selalu berupa hal hal yang besar.
Seringkali memberikan perhatian sudah cukup efektif untuk menghasilkan ketentraman.
Ada rasa aman, karena orang yang dicintainya selalu memperhatikan.

0 komentar:

Posting Komentar