Selasa, 29 Desember 2015

Waktu BerMuhasabah

BY Unknown IN No comments

Waktu Muhasabah

Saudaraku muhasabah  perlu kita lakukan setiap hari. 
Mengenai waktunya, Ibnu Qayyim berkata, “Muhasabah itu dilakukan sebelum melakukan perbuatan dan setelah melakukan perbuatan.” Demikian beliau terangkan dalam kitabnya Mukhtashar Minhajul Qashidin.
Muhasabah sebelum melakukan perbuatan seorang Muslim berhenti pada awal keinginan dan kehendaknya serta tidak bersegera melakukan perbuatan sampai jelas statusnya. 
Setidaknya ada tiga pertanyaan yang harus dijawab.
Pertama, apakah perbuatan yang diiginkan mampu dilakukan atau tidak. 
Kedua, apakah perbuatan itu sesuai syariat. 
Ketiga, apakah perbuatan itu akan dilakukan ikhlas karena Allah.
Sementara itu, untuk muhasabah setelah melakukan perbuatan dapat dicek melalui apakah perbuatannya sesuai syariat dan apakah dilakukan ikhlas karena Allah. 
Meurut Ibnu Qayyim muhasabah setelah melakukan perbuatan ini ada tiga macam.
Pertama, muhasabah atas ketaatan yang diabaikan.
Kedua, muhasabah atas setiap perbuatan yang apabila ditinggalkan lebih baik daripada dilakukan. 
Ketiga, muhasabah atas perbuatan yang mubah yang tidak dilakukannya.
Lebih jauh Ibnu Qudamah berkata, “Seyogyanya bagi seorang Muslim itu menyisihkan waktunya pada pagi hari dan sore hari untuk muhasabah diri. 
Dan ia menghitungnya sebagaimana para pedagang dengan rekan-rekannya menghitung keuntungan dan kerugian transaksi mereka setiap akhir penjualan.”
Semoga bermanfaat.

Sabtu, 26 Desember 2015

Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim

BY Unknown IN No comments

Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim
sebuah renungan bukan untuk di perdebatkan...
"Ketika kita mengucapkan selamat wisuda, kita mengakui dia telah lulus, kan? 
Selamat siang, artinya kita mengakui itu siang kan? 
Selamat menikah, artinya kita mengakui pernikahan, kan? 
Selamat malam, artinya kita mengakui itu malam kan? Artinya kita menyetujui keadaan2 itu, kan? 
Iya tidak?
dan, ucpan selamat itu menunjukkan sebuah rasa kebahagiaan kan? 
Artinya kita berbahagia, kan? Apa ada ucpn slmat utk kesedihan? Tidak, kan?
Lalu, logika mana yg mengatakan, 
ketika kita blg selamat malam itu artinya bukan malam, mengingkari itu malam? 
Selamat menikah tp tdk mengakui pernikahan seseorang, mengingkari pernikahannya? 
Selamat wisuda tp tdk mengakui kelulusan seseorang, mengingkari kelulusannya? 
Sementara itu semua lhir tnpa paksaan.
Tell me, logika mana?"
* * *
Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim

ini merupakan LOGIKA DASAR yang menjelskan kenapa umat Islam dilarang mengucapkan selamat natal.
Sebab natal itu artinya (menurut kepercayaan Kristen) kelahiran anak tuhan yang bernama yesus.
Sesuai dengan logika di atas, maka mengucapkan natal itu artinya kita mengakui bahwa yesus anak tuhan, atau yesus sebagai tuhan.
Sebagai umat Islam, saya yakin Anda setuju bahwa pengakuan seperti itu bertentangan dengan:
1. Prinsip Tauhid
2. Dua kalimat syahadat

3. Al Quran surah Al Ikhlas:
Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha Esa,
Allah tempat meminta segala sesuatu,
Dia tiada beranak dan tiada diperanakkan,
Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia.
itulah Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim
bukan untuk di perdebatkan karena aku sayang kalian semuanya...

#Mari merenungi hakekat hidup ini

BY Unknown IN No comments

Setiap hari sebenarnya semua orang selalu mendapatkan musibah,
namun seringkali kita tidak menyadarinya, apalagi mengambil pelajaran darinya.
                                                                                                                                              
#Mari merenungi hakekat hidup ini
Musibah pertama:
Umur yg terus berkurang.
Ironisnya pada hari ketika umurnya berkurang, kita tdk sedih karenanya, tp apabila uangnya berkurang, kita terkadang bersedih.. padahal uang bisa dicari lagi, sedangkan umur tidak mungkin dicari gantinya.



                                                                                                                   
#Mari merenungi hakekat hidup ini
Musibah kedua:
Setiap hari kita memakan dari rezeki Allah.
Bila rezeki itu haram; dia akan disiksa karenanya..
dan bila rezeki itu halal; dia tetap akan dihisab utk mempertanggung jawabkannya, dan kita tidak tahu apakah kita akan selamat dlm hisab itu atau tidak.










                                                                                           
#Mari merenungi hakekat hidup ini

Musibah ketiga:
Setiap hari, kita semakin mendekat kepada akherat, dan semakin menjauh dari dunia.
meskipun begitu, kita tidak memperhatikan akheratnya yg kekal sebagaimana kita memperhatikan dunianya yg fana... padahal kita tidak tahu, pada akhirnya nanti kita akan ke surga ataukah ke neraka.








Ya Allah, janganlah Engkau jadikan dunia, sebagai tujuan terbesar hidup kami dan tujuan akhir ilmu kami..Ya Allah.. Hindarkanlah kami dari nerakaMu, dan jadikanlah rumah abadi kami adalah surgaMu,Amiin.

Perkawinan

BY Unknown IN No comments

Perkawinan Membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Perkawinan

Perkawinan

Keluarga yang tentram, penuh cinta, dan kasih sayang.
Maka, kita harus mencermati lebih jauh, apakah yang dimaksud dengan keluarga yang tentram, penuh cinta, dan kasih sayang.
Sakinah alias Tentram.Yaitu, tidak terjadi percekcokan, pertengkaran, atau apalagi perkelahian.
Ada kedamaian tersirat di dalamnya. Boleh jadi masalah datang silih berganti, tetapi bisa diatasi dengan hati dan kepala dingin.
Ketentraman hanya akan muncul jika suami, istri, dan anak dapat melakukan hal hal berikut.
Melakukan komunikasi.
Menjaga kejujuran.
Membangun toleransi.
Berusaha saling memberi.
Komunikasi yang lancar adalah salah satu sendi terjadinya keharmonisan dalam berkeluarga.
Kejujuran mutlak diperlukan dalam membina ketentraman berumahtangga.
Suami dan istri sebenarnya adalah dua individu yang berbeda, yang berusaha untuk bersatu dalam rumah tangga.
Disinilah peranan toleransi.
Ketentraman akan semakin sempurna kita dapatkan,
jika kita bisa saling memberi, bukan saling menuntut.
'Memberi' tidak selalu berupa hal hal yang besar.
Seringkali memberikan perhatian sudah cukup efektif untuk menghasilkan ketentraman.
Ada rasa aman, karena orang yang dicintainya selalu memperhatikan.

Rabu, 23 Desember 2015

Arti dari tulisan lafadz salam

BY Unknown IN No comments

#Arti dari tulisan lafadz salam

Sahabat dimanapun anda berada, semoga senantiasa diberkahi allah subhanawataala. aamiin...
sahabat yang saya cintai izinkan saya membahas, tentang arti dari lafadz menyingkat salam,
Banyak diantara kita meremehkan hal ini. Ada yang beralasan bahwa hal itu untuk menjadikan segalanya praktis dan hemat. Ada yang berdalih kalau segala sesuatu itu tergantung niatnya, kalau niatnya baik tidak masalah disingkat-singkat. Benarkah demikian?.
Sering kita jumpai di kartu undangan pernikahan, majalah, surat kabar, SMS, email atau tulisan lainnya beberapa singkatan semisal SAW, SWT, Ass.wr.wb, Ass, Askum, Salom, Samlekum, Mikum, Jzklh, Jzkmlh, Brklhu fik, dsb. Bagaimanakah hukum penulisan singkatan diatas tersebut? Mari kita simak penjelasan dan fatwa ulama berikut.
untuk tulisan yang pertama ini saya akan membahas tentang arti tulisan lafadz salam
Lafadz “aslkm” bahkan “ass” & singkatan yang sejenisnya bukan termasuk dlm kategori salam. Dan bagaimana lafadz-lafadz tersebut dapat disebut salam?, sementara dlm lafadz tersebut tak mengandung makna salam yaitu penghormatan & do’a bagi penerima salam. Bahkan lafadz “ass”, dlm perbendaharaan kosa kata asing memiliki pengertian yang tak sepantasnya dan mengandung unsur penghinaan (wal ‘iyyadzubillah).
1. As = orang bodoh ; keledai
2. Ass = pantat
3. Askum = celakalah kamu
4. Assamu = racun
5. Samlekum = matilah kamu
6. Salom/syalom= dari bhs Ibrani untuk sesama kristen dan ada 263 kata di dalam kitab perjanjian lama dan perjanjian baru.
7. Mikum = dari bahasa Ibrani, artinya Mari Bercinta
Dalam bahasa arab, tulisan salam secara lengkap adalah seperti ini,
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Pembacaannya adalah “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh”,
kalau mau terperinci panjang pendeknya di tulis
“Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi­ wabarakaatuh”,
perhatikan panjang dan pendeknya…
Makna kalimat salam tersebut di antaranya adalah, “Semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya tercurah kepadamu.”
‪#‎Membalas‬ Salam.
Adapun bentuk membalas salam adalah berdasarkan firman Allah ta’ala dalam surat an-Nisa,
وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا
“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” (QS. An Nisa’: 86)
Dalam ayat ini Allah ta’ala memerintahkan kita untuk membalas salam dengan yang lebih baik, sehingga kalau yang memberi salam mengucapkan,
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
“Assalamu ‘alaikum”
Maka minimal kita jawab dengan mengucapkan,
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ
“Wa ‘alaikumus salam”
Kalau kita ingin membalas dengan yang lebih lengkap dengan mengucapkan,
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ
“Wa ‘alaikumus salam wa rahmatullah”
Atau,
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
“Wa ‘alaikumus salam wa rahmatullahi wabarakatuh”
Maka ini lebih baik.
Jadi apabila yang memberi salam mengucapkan lafazh yang lengkap, maka sepantasnya kita untuk membalas dengan ucapan salam yang lengkap juga.

Perhatian!!
Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamu ’alaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf ‘L’ nya tertinggal sehingga menjadi Assaamu ’alaikum. Karena apa?
Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan “Assaamu ‘alaika ya Muhammad” (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu). Dan kata assaamu ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari “Assalaamu ‘alaikum“. Maka nabi berkata, “Kalau orang kafir mengatakan padamu assaamu ‘alaikum, maka jawablah dengan wa ‘alaikum (Dan semoga atas kalian pula).” [HR. Bukhari]

Tulislah dengan lafazh yang benar kalau memang tergesa-gesa tidak di tulis juga tidak apa-apa.
silahkan sebarkan tulisan ini ke sahabat kita yang lainnya.
Semoga bermanfaat, Wallohu Ta'ala a'lamu bisshowaab
Nb: Sungguh ini intropeksi buat diri saya sendiri dan saya sendiri juga selama ini berada dalam ke khilafan... astaqfirullah'aladziim

Selasa, 22 Desember 2015

Kesuksesan Hidup Seorang Muslim

BY Unknown IN No comments

Salah satu kunci meraih kesuksesan hidup dunia akherat adalah dengan melakukan muhasabah diri. Intropeksi dan evaluasi terhadap dirinya sendiri. Berikut hal terkait dengan kehidupan kesuksesan hidup orang Islam seperti yang dilansir dari website dakwatuna.com

Kesuksesan Hidup Seorang Muslim

Rasulullah bersabda, ‘Orang yang pandai (sukses) adalah yang mengevaluasi dirinya serta beramal untuk kehidupan setelah kematiannya.’ Ungkapan sederhana ini sungguh menggambarkan sebuah visi yang harus dimiliki seorang muslim. Sebuah visi yang membentang bahkan menembus dimensi kehidupan dunia, yaitu visi hingga kehidupan setelah kematian.

Seorang muslim tidak seharusnya hanya berwawasan sempit dan terbatas, sekedar pemenuhan keinginan untuk jangka waktu sesaat. Namun lebih dari itu, seorang muslim harus memiliki visi dan planing perencanaan untuk kehidupannya yang lebih kekal abadi di alam akherat kelak. 

Karena orang sukses adalah yang mampu mengatur keinginan singkatnya demi keinginan jangka panjangnya. Orang bertakwa adalah yang "rela" mengorbankan keinginan duniawinya, demi tujuan yang lebih mulia, "kebahagiaan kehidupan ukhrawi."

Muhasabah atau evaluasi atas visi inilah yang digambarkan oleh Rasulullah saw. sebagai kunci pertama dari kesuksesan. Selain itu, Rasulullah saw. juga menjelaskan kunci kesuksesan yang kedua, yaitu action after evaluation. Artinya setelah evaluasi harus ada aksi perbaikan. 

Dan hal ini diisyaratkan oleh Rasulullah saw. dengan sabdanya dalam hadits di atas dengan ’dan beramal untuk kehidupan sesudah kematian.’ Potongan hadits yang terakhir ini diungkapkan Rasulullah saw. langsung setelah penjelasan tentang muhasabah. 

Karena muhasabah juga tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya tindak lanjut atau perbaikan.
Terdapat hal menarik yang tersirat dari hadits di atas, khususnya dalam penjelasan Rasulullah saw. mengenai kesuksesan. Orang yang pandai senantiasa evaluasi terhadap amalnya, serta beramal untuk kehidupan jangka panjangnya yaitu kehidupan akhirat. 

Dan evaluasi tersebut dilakukan untuk kepentingan dirinya, dalam rangka peningkatan kepribadiannya sendiri.

Sementara kebalikannya, yaitu kegagalan. Disebut oleh Rasulullah saw, dengan "orang yang lemah", memiliki dua ciri mendasar yaitu orang yang mengikuti hawa nafsunya, membiarkan hidupnya tidak memiliki visi, tidak memiliki planing, tidak ada action dari planingnya, terlebih-lebih memuhasabahi perjalanan hidupnya. 

Sedangkan yang kedua adalah memiliki banyak angan-angan dan khayalan, "berangan-angan terhadap Allah." Maksudnya, adalah sebagaimana dikemukakan oleh Imam Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi, sebagai berikut : Dia (orang yang lemah), bersamaan dengan lemahnya ketaatannya kepada Allah dan selalu mengikuti hawa nafsunya, tidak pernah meminta ampunan kepada Allah, bahkan selalu berangan-angan bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

Manfaat Keutamaan Muhasabah

BY Unknown IN No comments

Manfaat Keutamaan Muhasabah

Ada beberapa manfaat faedah tujuan serta keutamaan keistimewaan dari muhasabah bagi setiap orang yang beriman yaitu :

  1. Dengan bermuhasabah diri, maka diri setiap muslim akan bisa mengetahui akan aib serta kekurangan dirinya sendiri. Baik itu dalam hal amalan ibadah, kegiatan yang memberikan manfaat untuk banyak manusia. Sehingga dengan demikian akan bisa memperbaiki diri apa-apa yang dirasa kurang pada dirinya.
  2. Dalam hal ibadah, kita akan semakin tahu akan hak kewajiban kita sebagai seorang hambaNya dan terus memperbaiki diri dan mengetahui hakekat ibadah bahwasannya manfaat hikmah ibadah adalah demi kepentingan diri kita sendiri. Bukan demi kepentingan Allah Ta'ala. Karena kita lah manusia yang lemah dan penuh dosa yang memerlukan akan pengampunan dosa-dosa kita yang banyak.
  3. Mengetahui akan segala sesuatu baik itu kecil maupun besar atas apa yang kita lakukan di dunia ini, akan dimintai pertanggungjawabannya kelak di akherat. Inilah salah satu hikmah muhasabah dalam diri setiap manusia.
  4. Membenci hawa nafsu dan mewaspadainya. Dan senantiasa melaksanakan amal ibadah serta ketaatan dan menjauhi segala hal yang berbau kemaksiatan, agar menjadi ringan hisab di hari akhirat kelak.
Intropeksi diri dalam agama adalah bermakna evaluasi diri sebagai salah satu pesan Rasulullah SAW, sangatlah penting dilakukan oleh setiap diri orang Muslim. Dengan sering melakukan muhasabah yang sesungguhnya, ia akan mengetahui berbagai kelemahan, kekurangan dan kesalahan yang ia lakukan

Makna Pengertian Muhasabah

BY Unknown IN No comments

dalil-dalil mengenai makna hakekat muhasabah

Makna Pengertian Muhasabah

Berikut dalil-dalil mengenai makna hakekat muhasabah antara lain adalah sebagai berikut :

  • "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" (QS.Al-Hasyr (59):18).
  • "Dari Syadad bin Aus r.a, dari Rasulullah SAW, bahwa beliau berkata, "Orang yang pandai adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT". (HR. Imam Turmudzi).
Muhasabah Instropeksi Diri berarti introspeksi akan dirinya sendiri, menghitung diri dengan amal yang telah dilakukan dari masa-masa yang telah lalu. Manusia yang beruntung adalah manusia yang tahu akan dirinya sendiri. 

Dan manusia beruntung akan selalu mempersiapkan dirinya untuk kehidupan kelak yang abadi di yaumul akhir di akhirat yang pasti adanya.

Dengan melaksanakan muhasabah, seorang hamba akan selalu menggunakan setiap waktu dari detik, menit, jam dan harinya serta keseluruhan jatah umur kehidupannya di dunia dengan sebaik-baiknya demi meraih keridhoan Allah Ta'ala. 

Dengan melakukan penuh akan perhitungan baik itu dalam hal amal ibadah yang wajib dan sunnah. Serta juga muhasabah terhadap amalan sholeh amalan kebaikan yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat secara sosial dan kehidupannya sebagai seorang hamba kepada Allah Sang Khalik. 

Allah SWT memerintahkan hamba untuk selalu mengintrospeksi dirinya bermuhasabah diri dengan meningkatkan keimanan serta ketakwaannya kepada Allah Ta'ala.

Kematian yang Tidak Bisa Dihindari

BY Unknown IN No comments

Kematian yang Tidak Bisa Dihindari

Kematian yang Tidak Bisa Dihindari
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
Kematian tak bisa dihindari, tidak mungkin ada yang bisa lari darinya. Namun seribu sayang, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.
Kata ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz, “Aku tidaklah pernah melihat suatu yang yakin kecuali keyakinan akan kematian. Namun sangat disayangkan, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.” (Tafsir Al Qurthubi)
Ingatlah …
Tak mungkin seorang pun lari dari kematian …
قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumu’ah: 8).
Harus diyakini …
Kematian tak bisa dihindari …
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’: 78).
Semua pun tahu …
Tidak ada manusia yang kekal abadi …
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِنْ قَبْلِكَ الْخُلْدَ
“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad).” (QS. Al Anbiya’: 34).
Yang pasti …
Allah yang kekal abadi …
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ (26) وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإكْرَامِ (27)
“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS. Ar Rahman: 26-27).
Lalu …
Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian …
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).
Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan ayat-ayat di atas adalah setiap orang pasti akan merasakan kematian. Tidak ada seseorang yang bisa selamat dari kematian, baik ia berusaha lari darinya ataukah tidak. Karena setiap orang sudah punya ajal yang pasti.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3: 163).
Jadilah mukmin yang cerdas …
عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ : كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ : « أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا ». قَالَ فَأَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ : « أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ ».
Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani).
Hanya Allah yang memberi taufik.

Racun Dalam Diri

BY Unknown IN No comments

Racun Dalam Diri
pertama : Menghindar
Gejalanya lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.

Obatnya: realitas
Caranya berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.
---------------------------------------------------------------------------------
kedua : Ketakutan
Gejalanya tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik , kesulitan .

Obatnya: keberanian
Caranya hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi.

Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Kebenarian merupakan merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog. dan yang terpenting BERDOA

---------------------------------------------------------------------------------
ketiga : Egoistis
Gejalanya materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.

Obatnya: bersikap sosial.
Caranya jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akn diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.

---------------------------------------------------------------------------------
keempat : Stagnasi
Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.

Obatnya: ambisi
Caranya teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.

---------------------------------------------------------------------------------
kelima : Rasa rendah diri
Gejalanya kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.

Obatnya: keyakinan diri.
Caranya seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin dirinya aka kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.

-------------------------------------------------------------------------------
keenam : Narsistik
Gejalanya kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu. selfie (nah lhooo), Riya

Obatnya: rendah hati.
Caranya orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.

---------------------------------------------------------------------------------
Ketujuh : Sikap bermalas-malasan
Gejalanya apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.

Obatnya: kerja, berusaha
Caranya buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.
--------------------------------------------------------------------------------

Kedelapan : angkuh
Gejalanya pikiran picik, kebencian yang picik, , antagonisme terhadap orang tertentu, prasangka buruk .

Obatnya: kontrol diri
Caranya tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Istigfar dan bercermin diri
---------------------------------------------------------------------------------
Kesembilan : Kebencian
Gejalanya keinginan balas dendam, kejam, bengis.

Obatnya: cinta kasih
Caranya hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.

---------------------------------------------------------------------------------
Kesepuluh : bakhil bin pelit alias kikir
enggan memberi terhadap orang yang membutuhkan. merasa hidup sendiri di dunia, mengumpulkan harta yang berimpah namun enggan bersedekah

Obatnya: Memberi/bersedekah
caranya : belajarlah memberi dari hal yang terkecil, cobalah anda untuk keluar rumah dan carilah orang yang membutuhkan. ihklaskan harta anda untuk orang yang serba kekurangan. tanyakan dalam diri anda "bagaimana seandainya anda seperti mereka". biasakanlam membantu sesama baik dari moral, harta , tenaga maupun ilmu. dan cobalam memahami mereka karna kelak siapa tau nasib berubah. mungkin saja nanti anda di bawah dan mereka bergantian membantu anda

BY Unknown IN No comments

Arti Makna Muhasabah Dalam Islam
Tujuan manfaat muhasabah diri di dalam Islam perlu untuk diketahui dan juga dipahami dengan baik oleh umat islam itu sendiri. Karena bila dijalankan dengan baik akan hakekat arti makna sesungguhnya dari muhasabah akan banyak manfaat yang akan diperoleh oleh manusia itu sendiri baik untuk kehidupan dunia dan akheratnya kelak.

Muhasabah berasal dari akar kata hasiba yahsabu hisab, yang artinya secara etimologis adalah melakukan perhitungan. Dalam terminologi syari, makna definisi pengertian muhasabah adalah sebuah upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan dalam semua aspeknya.

Baik hal tersebut adalah bersifat vertikal, hubungan manusia hamba dengan Allah. Maupun secara hubungan horisontal, yaitu hubungan manusia dengan sesama manusia yang lainnya dalam kehidupan sosial.

Ia merupakan salah satu sarana yang dapat mengantarkan manusia mencapai tingkat kesempurnaan sebagai hamba Allah SWT.



Makna Pengertian Muhasabah


Berikut dalil-dalil mengenai makna hakekat muhasabah antara lain adalah sebagai berikut :
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" (QS.Al-Hasyr (59):18).
"Dari Syadad bin Aus r.a, dari Rasulullah SAW, bahwa beliau berkata, "Orang yang pandai adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT". (HR. Imam Turmudzi).
Muhasabah Instropeksi Diri berarti introspeksi akan dirinya sendiri, menghitung diri dengan amal yang telah dilakukan dari masa-masa yang telah lalu. Manusia yang beruntung adalah manusia yang tahu akan dirinya sendiri.

Dan manusia beruntung akan selalu mempersiapkan dirinya untuk kehidupan kelak yang abadi di yaumul akhir di akhirat yang pasti adanya.

Dengan melaksanakan muhasabah, seorang hamba akan selalu menggunakan setiap waktu dari detik, menit, jam dan harinya serta keseluruhan jatah umur kehidupannya di dunia dengan sebaik-baiknya demi meraih keridhoan Allah Ta'ala.

Dengan melakukan penuh akan perhitungan baik itu dalam hal amal ibadah yang wajib dan sunnah. Serta juga muhasabah terhadap amalan sholeh amalan kebaikan yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat secara sosial dan kehidupannya sebagai seorang hamba kepada Allah Sang Khalik.

Allah SWT memerintahkan hamba untuk selalu mengintrospeksi dirinya bermuhasabah diri dengan meningkatkan keimanan serta ketakwaannya kepada Allah Ta'ala.

Manfaat Keutamaan Muhasabah


Ada beberapa manfaat faedah tujuan serta keutamaan keistimewaan dari muhasabah bagi setiap orang yang beriman yaitu :
Dengan bermuhasabah diri, maka diri setiap muslim akan bisa mengetahui akan aib serta kekurangan dirinya sendiri. Baik itu dalam hal amalan ibadah, kegiatan yang memberikan manfaat untuk banyak manusia. Sehingga dengan demikian akan bisa memperbaiki diri apa-apa yang dirasa kurang pada dirinya.
Dalam hal ibadah, kita akan semakin tahu akan hak kewajiban kita sebagai seorang hambaNya dan terus memperbaiki diri dan mengetahui hakekat ibadah bahwasannya manfaat hikmah ibadah adalah demi kepentingan diri kita sendiri. Bukan demi kepentingan Allah Ta'ala. Karena kita lah manusia yang lemah dan penuh dosa yang memerlukan akan pengampunan dosa-dosa kita yang banyak.
Mengetahui akan segala sesuatu baik itu kecil maupun besar atas apa yang kita lakukan di dunia ini, akan dimintai pertanggungjawabannya kelak di akherat. Inilah salah satu hikmah muhasabah dalam diri setiap manusia.
Membenci hawa nafsu dan mewaspadainya. Dan senantiasa melaksanakan amal ibadah serta ketaatan dan menjauhi segala hal yang berbau kemaksiatan, agar menjadi ringan hisab di hari akhirat kelak.


Intropeksi diri dalam agama adalah bermakna evaluasi diri sebagai salah satu pesan Rasulullah SAW, sangatlah penting dilakukan oleh setiap diri orang Muslim. Dengan sering melakukan muhasabah yang sesungguhnya, ia akan mengetahui berbagai kelemahan, kekurangan dan kesalahan yang ia lakukan.

Kesuksesan Hidup Seorang Muslim


Salah satu kunci meraih kesuksesan hidup dunia akherat adalah dengan melakukan muhasabah diri. Intropeksi dan evaluasi terhadap dirinya sendiri. Berikut hal terkait dengan kehidupan kesuksesan hidup orang Islam seperti yang dilansir dari website dakwatuna.com

Hadits di atas dibuka Rasulullah dengan sabdanya, ‘Orang yang pandai (sukses) adalah yang mengevaluasi dirinya serta beramal untuk kehidupan setelah kematiannya.’ Ungkapan sederhana ini sungguh menggambarkan sebuah visi yang harus dimiliki seorang muslim. Sebuah visi yang membentang bahkan menembus dimensi kehidupan dunia, yaitu visi hingga kehidupan setelah kematian.

Seorang muslim tidak seharusnya hanya berwawasan sempit dan terbatas, sekedar pemenuhan keinginan untuk jangka waktu sesaat. Namun lebih dari itu, seorang muslim harus memiliki visi dan planing perencanaan untuk kehidupannya yang lebih kekal abadi di alam akherat kelak.

Karena orang sukses adalah yang mampu mengatur keinginan singkatnya demi keinginan jangka panjangnya. Orang bertakwa adalah yang "rela" mengorbankan keinginan duniawinya, demi tujuan yang lebih mulia, "kebahagiaan kehidupan ukhrawi."

Muhasabah atau evaluasi atas visi inilah yang digambarkan oleh Rasulullah saw. sebagai kunci pertama dari kesuksesan. Selain itu, Rasulullah saw. juga menjelaskan kunci kesuksesan yang kedua, yaitu action after evaluation. Artinya setelah evaluasi harus ada aksi perbaikan.

Dan hal ini diisyaratkan oleh Rasulullah saw. dengan sabdanya dalam hadits di atas dengan ’dan beramal untuk kehidupan sesudah kematian.’ Potongan hadits yang terakhir ini diungkapkan Rasulullah saw. langsung setelah penjelasan tentang muhasabah.

Karena muhasabah juga tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya tindak lanjut atau perbaikan.



Terdapat hal menarik yang tersirat dari hadits di atas, khususnya dalam penjelasan Rasulullah saw. mengenai kesuksesan. Orang yang pandai senantiasa evaluasi terhadap amalnya, serta beramal untuk kehidupan jangka panjangnya yaitu kehidupan akhirat.

Dan evaluasi tersebut dilakukan untuk kepentingan dirinya, dalam rangka peningkatan kepribadiannya sendiri.

Sementara kebalikannya, yaitu kegagalan. Disebut oleh Rasulullah saw, dengan "orang yang lemah", memiliki dua ciri mendasar yaitu orang yang mengikuti hawa nafsunya, membiarkan hidupnya tidak memiliki visi, tidak memiliki planing, tidak ada action dari planingnya, terlebih-lebih memuhasabahi perjalanan hidupnya.

Sedangkan yang kedua adalah memiliki banyak angan-angan dan khayalan, "berangan-angan terhadap Allah." Maksudnya, adalah sebagaimana dikemukakan oleh Imam Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi, sebagai berikut : Dia (orang yang lemah), bersamaan dengan lemahnya ketaatannya kepada Allah dan selalu mengikuti hawa nafsunya, tidak pernah meminta ampunan kepada Allah, bahkan selalu berangan-angan bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

3 Hal

BY Unknown IN No comments

3 Hal pentingAda 3 hal dalam hidup yang tidak akan kembali :

1. Waktu
2. Kata-kata
3. Kesempatan.
Ada 3 hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang :
1. Kemarahan
2. Keangkuhan
3. Dendam.
Ada 3 hal yang tidak boleh hilang :
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran.
Ada 3 hal yang paling berharga :
1. Kasih Sayang
2. Cinta
3. Kebaikan.
Ada 3 hal dalam hidup yang tidak pernah pasti :
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi.
Ada 3 hal yang membentuk watak seseorang :
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras.
Ada 3 hal yang membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemahuan
3. Fokus.
Ada 3 hal yang tidak pernah kita tahu :
1. Rezeki
2. Umur
3. Jodoh.
Tapi, ada 3 hal dalam hidup yang pasti, yaitu :
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian.

Sakinah mawada warahmah

BY Unknown IN No comments

Sakinah mawada warahmah
Rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah adalah idaman semua orang. Faktanya, menuju sakinah ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam perjalanannya akan banyak onak dan duri yang ditemui ketika dua pribadi disatukan dalam ikatan pernikahan. Tak jarang perbedaan kepribadian ini akan membawa perselisihan bila tak segera disikapi dengan bijak.

Pernikahan yang begitu indah di awal, lambat laun akan berhadapan dengan kenyataan. Pasangan yang dulu ketika masa taaruf terlihat begitu indah, menjadi sosok yang berbeda saat hidup seatap berdua. Di sinilah dibutuhkan saling memaklumi, pengertian, penerimaan, dan ketulusan dalam balutan takwa untuk menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing pasangan.

Sakinah bukan ada secara tiba-tiba. Ia butuh upaya terbaik dari dua manusia yang terikat di dalamnya. Apalagi ketika pernikahan ini tujuannya adalah mencapai jannah, maka butuh langkah tertentu untuk meraihnya. Di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa diupayakan untuk menciptakan sakinah dalam rumah tangga.

( Komunikasi )

Tak ada masalah tak bisa diselesaikan selama terjalin komunikasi yang baik. Luangkan waktu bersama untuk duduk dan berbicara dari hati ke hati. Ungkapkan dengan jujur dan terbuka apa harapan masing-masing terhadap pasangannya.

( Berpikir positif )

Seberat apa pun masalah menghadang, biasakan berpikir positif tentang pasangan. Ketika suami sedang murung, jauhkan prasangka negatif bahwa dia sedang marah pada istrinya. Bisa jadi dia hanya lelah atau sedang berpikir untuk mencari sumber baru bagi nafkah keluarga. Begitu sebaliknya, bila istri uring-uringan sikapi dengan tenang. Istri itu hanya butuh lebih diberi perhatian, sentuhan bahkan sekadar pelukan untuk meredakan bad moodnya. Stay positive, inilah yang akan menyelamatkan banyak hal insya Allah.

( Hargai kepercayaan )

Jangan mudah mengumbar rahasia, masalah atau aib pasangan terutama ketika hal tersebut adalah hal yang sangat penting baginya. Bila hal tersebut adalah masalah berat yang bahkan kita pun tak sanggup memikulnya sendirian, curhat pada Allah jauh lebih baik.

( Jadilah pendengar yang baik )

Ketika pasangan sedang berbicara, usahakan segala macam gadget, smartphone, HP, laptop dan semacamnya dijauhkan sementara. Fokuskan perhatian padanya saja karena itu menunjukkan betapa penting arti dirinya bagi kita.

( Memaafkan )

Manusia tempat salah dan lupa. Begitu juga dengan suami/istri kita. Memaafkan adalah kunci untuk membuka gerbang sakinah agar jannah sedia menerima kita, insya Allah.

( Selingi dengan canda )

Saling menggoda pasangan agar ia tersenyum dan berwajah ceria adalah garam untuk membuat rumah tangga terasa lezat. Jangan kaku, tegang atau terlalu serius ketika kekasih hati ada di sisi. Sebaliknya, rilekslah. Suami/istri kita adalah belahan jiwa yang kita merasa tentram di sampingnya.

( Nikmati kebersamaan )

Pernikahan adalah ibadah, sarana kita untuk semakin mendekat padaNya. Maka di setiap langkahnya, seharusnya nilai ketakwaan terus menyertai. Satu sama lain adalah partner yang akan saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Semoga upaya untuk menciptakan sakinah di dunia ini akan berujung jannah di akhirat kelak, amin. Wallahu alam.