Sabtu, 26 Desember 2015

Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim

BY Unknown IN No comments

Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim
sebuah renungan bukan untuk di perdebatkan...
"Ketika kita mengucapkan selamat wisuda, kita mengakui dia telah lulus, kan? 
Selamat siang, artinya kita mengakui itu siang kan? 
Selamat menikah, artinya kita mengakui pernikahan, kan? 
Selamat malam, artinya kita mengakui itu malam kan? Artinya kita menyetujui keadaan2 itu, kan? 
Iya tidak?
dan, ucpan selamat itu menunjukkan sebuah rasa kebahagiaan kan? 
Artinya kita berbahagia, kan? Apa ada ucpn slmat utk kesedihan? Tidak, kan?
Lalu, logika mana yg mengatakan, 
ketika kita blg selamat malam itu artinya bukan malam, mengingkari itu malam? 
Selamat menikah tp tdk mengakui pernikahan seseorang, mengingkari pernikahannya? 
Selamat wisuda tp tdk mengakui kelulusan seseorang, mengingkari kelulusannya? 
Sementara itu semua lhir tnpa paksaan.
Tell me, logika mana?"
* * *
Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim

ini merupakan LOGIKA DASAR yang menjelskan kenapa umat Islam dilarang mengucapkan selamat natal.
Sebab natal itu artinya (menurut kepercayaan Kristen) kelahiran anak tuhan yang bernama yesus.
Sesuai dengan logika di atas, maka mengucapkan natal itu artinya kita mengakui bahwa yesus anak tuhan, atau yesus sebagai tuhan.
Sebagai umat Islam, saya yakin Anda setuju bahwa pengakuan seperti itu bertentangan dengan:
1. Prinsip Tauhid
2. Dua kalimat syahadat

3. Al Quran surah Al Ikhlas:
Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha Esa,
Allah tempat meminta segala sesuatu,
Dia tiada beranak dan tiada diperanakkan,
Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia.
itulah Logika Dasar Alasan Terlarangnya Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim
bukan untuk di perdebatkan karena aku sayang kalian semuanya...

0 komentar:

Posting Komentar