Jumat, 04 Mei 2018

Kamu dalam penantian???

BY Unknown No comments

Kamu dalam penantian???


Mahar itu yang mudah, bukan yang murah, bukan pula yang membuat susah.

Namun lelaki terbaik akan memberikan yang terbaik yang bisa dia beri

Kamu dalam penantian???

#HatiYangMenanti 
#faktual #nuansainspirasikehidupan #JodohSelaluDatangTepatWaktu

Kamis, 10 Agustus 2017

5 KEBAHAGIAAN MENIKAH

BY Unknown IN , , , , No comments

5 KEBAHAGIAAN MENIKAH


1-Kebahagiaan semalam: Yaitu Ketika Suami istri tenggelam dalam kasih sayang yang tidak bisa lagi ditahan, karena suatu cita-cita yaitu ingin memiliki keturunan..

2-Kebahagiaan seminggu: Yaitu masa bulan madu, dimana suami-istri disibukan dengan penyatuan Hati, penyatuan tujuan, penyatuan cita-cita untuk masa depan..

3-Kebahagiaan Sebulan: Yaitu masa penyatuan antara dua keluarga setelah pernikahan, yang mana, suami istri akan memiliki dan bertambah kerabat dan saudara..

4-Kebahagiaan Setahun: Yaitu dimana keluarga melahirkan keturunan, yang membahagiakan hati dan harapan keluarga dimasa depan..

5-Kebahagiaan Seumur hidup: Yaitu dimana keluarga saling menyemangati dan mencintai dalam keta'atan Ibadah, dan tujuan Akhirat, dan saling menyayangi dan saling menasehati bila ada anggota keluarganya terjerumus dalam kema'siatan, dan saling mendoakan agar anggota keluarganya diselamatkan dunia akhirat, dan ingin berkumpul kembali kelak di Surga..

Ya Allah, Berilah kami dan keluarga kami berkah kebahagiaan di dunia dan di akhirat, serta kumpulkanlah kami bersama keluarga dan anak cucu keturunan kami kelak di Surga-Mu.. Dan karuniakan saudara-saudara kami (yg belum mendapatkan jodoh) pasangan terbaik dunia dan akhirat yang Engkau pilih dan Engkau ridhai..


Silahkan vote dan share

Betapa indahnya hidup ini

BY Unknown IN , No comments

Betapa indahnya hidup ini


* Seorang guru besar di depan audiens nya memulai materi kuliah dengan menaruh topless yg bening & besar di atas meja.

* Lalu sang guru mengisinya dengan bola tenis hingga tidak muat lagi. Beliau bertanya: "Sudah penuh?"

* Audiens menjawab: "Sdh penuh".

* Lalu sang guru mengeluarkan kelereng dari kotaknya & memasukkan nya ke dlm topless tadi. Kelereng mengisi sela2 bola tenis hingga tdk muat lagi. Beliau bertanya: "Sdh penuh?"

* Audiens mjwb: "Sdh penuh".

* Setelah itu sang guru mengeluarkan pasir pantai & memasukkan nya ke dlm topless yg sama. Pasir pun mengisi sela2 bola & kelereng hingga tdk bisa muat lagi. Semua sepakat kalau topless sdh penuh & tdk ada yg bisa dimasukkan lg ke dalamnya.

* Tetapi terakhir sang guru menuangkan secangkir air kopi ke dalam toples yg sdh penuh dgn bola, kelereng & pasir itu.

Sang Guru kemudian menjelaskan bahwa:
"Hidup kita kapasitasnya terbatas spt topless. Masing2 dari kita berbeda ukuran toplesnya:
- Bola tenis adalah hal2 besar dlm hidup kita, yakni tanggung-jawab thdp Tuhan, orang tua, istri/suami, anak2, serta makan, tempat tinggal & kesehatan.
- Kelereng adalah hal2 yg penting, spt pekerjaan, kendaraan, sekolah anak, gelar sarjana, dll.
- Pasir adalah yg lain2 dlm hidup kita, seperti olah raga, nyanyi, rekreasi, Facebook, BBM, WA, nonton film, model baju, model kendaraan dll.
- Jika kita isi hidup kita dgn mendahulukan pasir hingga penuh, maka kelereng & bola tennis tdk akan bisa masuk. Berarti, hidup kita hanya berisikan hal2 kecil. Hidup kita habis dgn rekreasi dan hobby, sementara Tuhan dan keluarga terabaikan.
- Jika kita isi dgn mendahulukan bola tenis, lalu kelereng dst seperti tadi, maka hidup kita akan lengkap, berisikan mulai dr hal2 yg besar dan penting hingga hal2 yg menjadi pelengkap.

Karenanya, kita harus mampu mengelola hidup secara cerdas & bijak. Tahu menempatkan mana yg prioritas dan mana yg menjadi pelengkap.
Jika tidak, maka hidup bukan saja tdk lengkap, bahkan bisa tidak berarti sama sekali".

* Lalu sang guru bertanya: "Adakah di antara kalian yg mau bertanya?"

Semua audiens terdiam, karena sangat mengerti apa inti pesan dlm pelajaran tadi.

* Namun, tiba2 seseorang nyeletuk bertanya: "Apa arti secangkir air kopi yg dituangkan tadi .....?"

* Sang guru besar menjawab sbg penutup: "Sepenuh dan sesibuk apa pun hidup kita, jgn lupa masih bisa disempurnakan dgn bersilaturahim sambil "minum kopi" ..... dgn tetangga, teman, sahabat yg hebat. Jgn lupa sahabat lama.

Saling bertegur sapa, saling senyum bila berpapasan ..... betapa indahnya hidup ini !

kebohongan seorang ibu

BY Unknown IN , No comments

kebohongan seorang ibu


1. Ketika mau makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, makanlah ibu tidak lapar

2. Saat makan, Ia selalu menyisihkan ikan/daging untuk anaknya dan berkata, ibu tidak suka ikan/daging, makanlah nak

3. Tengah malam saat dia sedang menjaga anaknya yang sakit, Ia berkata, Istirahatlah nak, ibu belum ngantuk

4. Saat anak sudah bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang.

5. Saat anak sudah sukses, menjemput ibunya untuk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tinggal di sana.

6.Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya menangis, tetapi ibu msh bisa tersenyum sambil berkata, Jangan menangis nak, ibu tidak apa apa.Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu.

Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu selalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tapi tidak prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.Smoga smua anak di dunia ini bisa menghargai setiap kebohongan seorang ibu...
Berbahagialah orang-orang yang masih memiliki ibu dan bahagiakanlah ibu selagi masih ada.

Jumat, 03 Maret 2017

Doa Meminta Penjagaan dari Allah pada Seluruh Sisi

BY Unknown IN , , , , No comments

Doa Meminta Penjagaan dari Allah pada Seluruh Sisi

Doa Meminta Penjagaan dari Allah pada Seluruh Sisi
Disunnahkan untuk membaca doa pagi petang yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam guna memohon penjagaan dari Allah pada seluruh penjuru:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
“Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu ‘afiat (keselamatan dari segala keburukan) di dunia dan di akhirat.Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu pemaafan dan ‘afiat pada agamaku dan kehidupan duniaku, keluarga, dan hartaku.Ya Allah tutuplah aurat-auratku, berikan rasa aman padaku. Ya Allah jagalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dari atas, dan aku berlindung pada keagunganMu agar aku tidak tersambar dari bagian bawahku.” (H.R Abu Dawud)
Beberapa Contoh Penjagaan Allah dalam Kehidupan Dunia
Barangsiapa yang menjaga Allah, menjauhi kemaksiatan-kemaksiatan di masa muda, Allah akan menjaga badannya di masa tua. Abu  Thoyyib at Thobary yang berusia melewati 100 tahun masih memiliki kekuatan yang luar biasa. Pernah suatu ketika ia melompat dari perahu ke tepi daratan, sehingga orang-orang di sekelilingnya mengkhawatirkan keadaanya yang sudah tua. Tapi beliau mengatakan :Tubuhku ini aku jaga dari kemaksiatan sejak muda, sehingga Allah menjaganya ketika aku sudah tua. (Dalam Jaami’ul Uluum wal Hikaam (1/186)).
Para ulama dikenal kuat menjaga hafalan, pemahaman, dan kefaqihannya di usia yang sudah sangat tua, terhindar dari kepikunan, di saat orang-orang lain seusianya sudah banyak yang lupa bahkan tidak mengenal lagi anak-anak dan orang terdekatnya.
Suwaid bin Ghoflah –salah seorang tabi’i yang pernah mengambil ilmu dari Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali- masih kuat hafalannya dan menjadi imam pada sholat tarawih di bulan Romadhan pada saat usianya sudah 120 tahun (Riwayat Abu Nuaim dalam Hilyatul Awliyaa’ (4/175).
Harta kedua anak yatim dijaga Allah melalui perbuatan Nabi Khidhr yang menegakkan dinding rumahnya yang miring, sedangkan di bawah dinding tersebut terdapat simpanan harta mereka (Qur’an surat al-Kahfi ayat 82). Nabi Khidhir menyatakan bahwa ayah kedua anak yatim itu adalah orang yang sholeh. Para ulama menjelaskan bahwa inilah bukti bahwa keshalehan dan ketakwaan dari seseorang menjadi sebab Allah akan menjaga dirinya dan keturunannya.
Tentang kasus pagar halaman sebuah rumah itu adalah milik dua anak laki-laki yatim di negeri itu.Di bawah pagar rumah itu ada harta simpanan berharga milik kedua nak itu. Dahulu ibu bapaknya adalah orang-orang shalih. Tuhanmu ingin agar kedua anak itu mencapai umur dewasa, dan keduanya dapat mengeluarkan harta simpanan berharga itu sebagai rahmat dari Tuhanmu.Aku melakukan semua itu bukan karena kemauanku sendiri (QS. Al Kahfi (18) : 82).